//
you're reading...
Pendidikan

Pengembangan Diri Bagi Guru

Di dalam KTSP terdapat tiga komponen dalam struktur kurikulum yaitu : 1. Mata Pelajaran, 2. Muatan Lokal dan 3.

Pengembangan Diri. Komponen pengembangan diri merupakan hal  yang baru dalam dunia pendidikan di Indonesia. Pada hakikatnya, pengembangan diri lebih mengarah kepada pengembangan kepribadian (sikap) dan pengembangan kemampuan (kecakapan atau skill) . namun pengembangan diri tersebut diarahkan bagi peserta didik.

Lalu bagaimana dengan pengembangan diri guru sebagai pendidik ?

Dalam hal ini, sebagai seorang guru sudah sepantasnya jika kita juga tidak melupakan hal tersebut. Sebagai pendidik kita dituntut untuk senantiasa mengembangkan diri, baik pengembangan kepribadian maupun pengembangan kecakapan. Di lain sisi, pemerintah (Depdiknas) pun sebagai induk dari harus berperan aktif dalam pengembangan profesi baik melalui pelatihan-pelatihan atau workshop yang strategis.

Apakah pengembangan diri bagi guru penting?

Sangat penting! Karena secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi penampilan dan pembawaan guru baik di dalam kelas maupun di luar kelas.  Sebagai contoh, saat ini kita dapat melihat ada dua sisi guru yang dapat diibaratkan seperti mata uang. Yakni, ada guru yang luar biasa dan guru yang biasa-biasa saja. Guru yang luar biasa memiliki aura dan pesona profesionalisme yang memancar sehingga ia mampu memenuhi kebutuhan , bakat dan minat peserta didik. Dengan kemampuan yang dimiliki oleh seorang guru “luar biasa” tersebut, ia akan mampu mengolah dan membawa peserta didik untuk membuka cakrawala ilmu yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak didik. Ia mampu mengajar dengan sejuta metode dan media yang dikuasai baik konvensional maupun yang up to date dengan teknologi saat ini. Bahkan ia mampu mengembangkan dan memodifikasi metode dan media tersebut.

Sedangkan guru yang “biasa-biasa saja” hanya mampu menjalani profesi keguruannya apa adanya tanpa keistimewaan dan kebanggan.

Bagaimana sikap kita sebagai guru atau pendidik?

Harus mau untuk mengembangkan diri. Sebagai warga Negara Indonesia yang telah diberi kepercayaan untuk mendidik dan mencetak generasi penerus kita harus membuat strategi pembelajaran yang mapan dan sesuai dengan perkembangan jaman. Oleh karena itulah kita sebagai pendidik pun harus mengikuti perkembangan jaman salahsatunya teknologi. Baik teknologi basis maupun praktis. Teknologi basis meliputi kemampuan mengoperasikan computer dan alat elektronik lainnya. Sedangkan teknologi praktis yang dimaksud adalah mampu memanfaatkan teknologi tersebut dalam proses pembelajaran keseharian di sekolah bagi peserta didik.

Akhirnya, marilah kita sebagai pendidik bersama-sama mengembangkan diri demi kemajuan pendidikan di Indonesia dan kelangsungan generasi penerus yang mapan dan mantap untuk melanjutkan pembangunan

sumber gambar http://www.4hourstudyweek.com/?p=122

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: